PDF Converter - Convert to PDF Online FreeNo Diagnosa Tujuan Intervensi Rasional
1
2
3
5
6
7 Pola nafas terganggu berhubungan dengan hidung tersumbat
Hipoksia berhubungan dengan suplai o2 menurun
Resiko tinggi kekurangan volume cairan berhubungan dengan penigkatan metablisme tubuh, keluran keringat yang lebih
Resiko tinggi perubahan pola asuh anak berhubungan dengan hospitalisasi
Kurang pengetahuan orang tua tentang penyakit anak berhubungan dengan kurang informasi tentang penyakit anak
Resiko tinggi gangguan pertumbuhan dan perkembangan berhubungta dengan regresi dari pertumbuhan dan perkembangan
Setelah dilakukan tindakan asuhan keperawatan selama 1X24 jam diharapkan pola nafas anak kembali efektif / normal dengan kriteria hasil :
1. menunjukkan pola nafas normal / efektif
2. bebas sianosis dan tanda hipoksia
Setelah dilakukan tindakan asuhan keperawatan selama 1X24 jam diharapkan anak menunjukkan perbaikan pertukaran gas dalam rentang normal dan tidak ada gejala hipoksiadengan kriteria hasil :
1. menunjukkan perbaikan ventilasi
2. anak beristirahat dengan cukup
Setelah dilakukan tindakan asuhan keperawatan selama 1X24 jam anak diharapkan mendapakan cairan untuk hidrasi yang adekuat (volume cairan dalam keadaan normal), dengan kriteria hasil
1. anak mendapatkan cairan yang adekuat untuk menggantikan kehilangan cairan
Setelah diberikan asuhan keperawatan selama 1X24 jam diharapkan orang tua menunjukkan pengetahuan tentang penyakit anak dan terapi serta menunjukkan kping yang positif dengan kriteria hasil :
1. orang tua menunjukkan pemahaman tentang penyakit dan terapinya
2. menggunakan layanan pendukung
3. membantu dalam strategi perencanaan
4. orang tua menggunakan bermain sebagai alat berhubungan dengan anak
Setelah diberikan asuhan keperawatan selam 1X24 jam diharapkan orang tua mengerti tentang penyakit anaknya
Setelah dilakukan tindakan asuhan keperawatan diharapkan anak mencapai tumbuh kembang yang sesuai dengan usia perkembangan nya dengan kriteria hasil :
1. anak menunjukkan kenyamanan
2. anak tidak menunjukkan tanda-tanda istres fisik seperti menangis
3. anak tidak menunjukkan emosional yang minimal
4. anak tidak meras takut 5. tempatkan anak pada tent atau hoad (bayi) bila ditentukan
6. posisikan anak dalam keadaan semi fowler dan menggunakan bantalan
7. hindari pakaian atau gendong
8. tingkatkan istirahat dan tidur
9. anjurkan pada anak teknik relaksasi
1. awasi suhu tubuh sesuai indikasi, banytu tindakan kenyamanan untuk menurunkan demam dan menggigil
2. tingkatkan istirahat dan tidur
3. beri lingkungan yang yaman dan tenang
1. memberikan cairan sesuai instruksi
berikan cairan sesuai ketentuan
pertahankan laju tetesan yang diinginkan
tambahkan elektrolit yang tepat dan sesuai
2. pantau input dan output serta timbang bb setiap hari
3. tekankan cairan sedikitnya 150 ml/hari atau sesuai pada kondisi kebutuhan anak
1. rooming in anak dan orang tua tinggal bersama
2. kenali masalah anak dan kebutuhan akan informasi dan dukungan dengan mengajak diskusi
3. berikan informasi yang berharga pada keluarga tentang apa yang akan terjadi sehingga mereka tahu bagaimana kemungkinan yang akan dialami anak, misal dengan bermain
4. tekankan pentingya mempertahankan kesehatan anggota keluarga selama anak di hospitalisasi
1. evaluasi emosi orang dalam mengasuh anak
2. instruksikan orang tua / orang terdekat tentang perawatan penyakit anak
1. ajarkan orang tua untuk membiarkan mengekspresikan perasaan protesnya. Seperti : menangis, menendang, menggigit dll
2. ajarkan orang tua menerima perilaku regresif seperti tidak aktif, sedih, depresi, tidak tertarik pada lingkungan
3. ajarkan orang tua membawakan objek-objek yang menimbulkan rasa nyaman, seperti boneka, mainan.
4. anjurkan orang tua untuk mendorong anak bercerita tentang anggota keluarga 4. Memberikan Peningkatan Kelembapan Dan Suplema
5. Meningkatkan Ekspansi Paru Maksimal
6. Meningkatkan Kenyamanan Anak Dalam Bernafas
7. Meningkatkan Kenyamana Pada Anak
8. Menurunkan Ti Ngkat Kecemasan Pada Anak
1. Demam Tinggi (Umum Pada Pneumonia Bakterial Dan Influenza) Sangat Meningkatkan Keutuhan Metabolik Dan Kebutuhan Oksigen
2. Mencegah Terlalu Lelah/Meningkatkan Kenyamanan Anak
3. Atur Aktivitas Anak Agar Tidur Maksimum
1. Untuk Mempertahankan Volume Cairan Yang Ada Didalam Darah
2. Untuk Mendeteksi Penurunan Berat Badan
3. Pemenuhan Kebutuhan Dasar Cairan Menurunkan Resiko Pengeluaran Keringat Yang Berlebih
1. Untuk Meminimalkan Dampak Perpisahan
2. Agar Orang Tua Mendapat Informasi Tentang Penyakit Dan Terapinya
3. Untuk Membantu Anak Dalam Melakukan Koping
4. agar orang tua tetap menjaga kesehatan
1. Kemampuan Orang Tua Daam Melakukan Tanggung Jawab Terhadap Anaknya
2. MeningkatKan Manajemen Positif Dan Penurunan Resiko Perawatan ISPA yang tidak tepat
1. merupakan bentuk ekspresi perasaan anak karena proses hospitalisasi dan berada pada lingkungan yang baru.
2. merupakan reaksi karena pengaruh penyakit dan proses dan adaptasi terhadap lingkungan yang baru
3. agar anak merasa nyaman dan dapat mengeksplor perasaannya sesuai dengan usia perkembangan
4. untuk mengurangi perasaan stress pada anak karena proses hospitalisasi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar